Deretan Penalti Warnai Moto3 dan Moto2 San Marino 2026

September 13, 2026 •
Ukuran teks

Foto: Gold & Goose / Red Bull Content Pool
EXIT CORNER - Hasil kualifikasi Grand Prix San Marino 2026 tidak sepenuhnya menjadi gambaran posisi start Moto3 dan Moto2. Sejumlah pembalap mendapat hukuman dari steward akibat pelanggaran terkait slow riding dan mengganggu pembalap lain selama sesi kualifikasi.

Penalti tersebut membuat beberapa pembalap kehilangan posisi start yang sudah mereka raih di lintasan. Bahkan, ada yang harus memulai balapan dari posisi paling belakang.

Moto3: Carpe dan Cruces Kehilangan 12 Posisi

Di kelas Moto3, Alvaro Carpe dan Adrian Cruces menjadi dua pembalap yang mendapat hukuman cukup berat.

Keduanya dijatuhi penalti turun 12 posisi untuk balapan Moto3 setelah melakukan pelanggaran slow sectors pada Q1. Steward mencatat adanya satu atau lebih sektor yang ditempuh lebih lambat dari batas yang ditentukan, dengan keduanya sudah melakukan pelanggaran untuk kedua kalinya.

Hukuman tersebut berdampak besar terhadap posisi start. Carpe sendiri berhasil mencatat waktu kompetitif di kualifikasi dan berada di posisi kesembilan dalam hasil sesi, tetapi penalti membuatnya harus turun jauh di grid. Cruces juga mengalami situasi serupa dan tercatat berada di posisi ke-20 setelah kualifikasi.

Carraro dan Danish Harus Start dari Belakang

Hukuman lebih berat diterima Nicola Carraro dan Hakim Danish. Keduanya dijatuhi back-of-the-grid penalty untuk balapan Moto3 setelah melakukan pelanggaran slow sectors untuk ketiga kalinya.

Artinya, posisi kualifikasi yang mereka raih tidak lagi menentukan posisi start aktual. Keduanya harus memulai balapan dari bagian paling belakang grid.

Situasi ini membuat tugas Carraro dan Danish semakin berat. Untuk mendapatkan poin di Misano, keduanya harus melakukan banyak overtaking sejak lap-lap awal.

Jesus Rios Diganjar Long Lap

Sementara itu, Jesus Rios menerima hukuman berbeda. Pembalap Rivacold Snipers Team tersebut dijatuhi Long Lap Penalty setelah dinilai melakukan slow riding yang mengganggu pembalap lain.

Dalam keputusan steward, Rios disebut melakukan slow riding di Q1 dan Q2 hingga mengganggu Adrian Cruces dan Marcos Uriarte di Turn 15.

Karena merupakan pelanggaran pertama dalam kategori tersebut, hukuman yang diberikan adalah satu Long Lap Penalty untuk balapan Moto3.

Uriarte Hanya Mendapat Warning dari Kualifikasi

Nama Marcos Uriarte juga tercantum dalam laporan steward, tetapi statusnya berbeda dari beberapa pembalap di atas.

Uriarte bersama Yamanaka dan Mitani hanya menerima official warning setelah tercatat memiliki sektor yang lebih lambat dari batas 135 persen waktu terbaik sesi.

Moto2: Lima Pembalap Terkena Hukuman

Di Moto2, lima pembalap juga mengalami perubahan posisi start akibat keputusan steward.

Tony Arbolino dan Adrian Huertas masing-masing mendapat penalti turun sembilan posisi karena pelanggaran slow sectors untuk kedua kalinya. Arbolino sebenarnya mencatat hasil yang cukup baik di kualifikasi. Namun, penalti sembilan posisi membuatnya harus memulai balapan dari posisi ke-16. Huertas juga turun jauh hingga posisi ke-23.

Keduanya menjadi pembalap yang paling banyak kehilangan posisi di antara penalti grid Moto2 yang diberikan dalam laporan tersebut.

Guevara Kehilangan Enam Posisi

Izan Guevara juga harus menerima hukuman setelah terlibat dalam insiden slow riding. Steward menyebut Guevara melakukan slow riding di Q1 dan Q2 serta mengganggu Senna Agius di Turn 6.

Karena merupakan pelanggaran kedua, Guevara dijatuhi penalti turun enam posisi. Guevara sebelumnya menempati posisi kedelapan dalam hasil kualifikasi. Setelah hukuman diterapkan, ia harus memulai balapan dari P14.

Ferrandez Dihukum Tiga Posisi

Alberto Ferrandez juga masuk daftar pembalap yang mendapat penalti. Pembalap tersebut dijatuhi penalti turun tiga posisi karena slow riding di Q1 dan Q2 yang dianggap mengganggu David Alonso di Turn 10.

Ferrandez memang mengalami insiden besar pada Q2 ketika terjatuh dan motornya kemudian mengenai Alonso. Keduanya gagal mencatat waktu yang representatif setelah insiden tersebut. Namun, dasar penalti yang tercantum dalam laporan steward adalah pelanggaran slow riding dan disturbing another rider.

Furusato Start dari Posisi Paling Belakang

Penalti paling berat di Moto2 diberikan kepada Taiyo Furusato. Pembalap Honda Team Asia tersebut mendapat back-of-the-grid penalty setelah melakukan pelanggaran slow sectors untuk ketiga kalinya.

Furusato sebelumnya mendapat catatan pelanggaran terkait sektor yang ditempuh lebih dari 135 persen waktu terbaik sesi. Karena sudah memasuki pelanggaran ketiga, steward menjatuhkan hukuman untuk memulai balapan dari belakang grid.

Grid San Marino Berubah Setelah Penalti

Serangkaian keputusan tersebut membuat grid Moto3 dan Moto2 San Marino 2026 mengalami perubahan cukup besar dibandingkan hasil kualifikasi.

Di Moto3, Carpe dan Cruces turun 12 posisi, sementara Carraro dan Danish harus start dari belakang. Rios juga harus menjalani Long Lap.

Di Moto2, Arbolino dan Huertas kehilangan sembilan posisi, Guevara turun enam tempat, Ferrandez turun tiga tempat, sementara Furusato harus memulai balapan dari belakang.

Situasi ini membuat hasil kualifikasi tidak bisa dibaca begitu saja sebagai posisi start final. Beberapa pembalap yang sebenarnya berhasil mendapatkan posisi bagus harus bekerja lebih keras sejak lap pertama, sementara pembalap lain mendapat peluang naik posisi karena adanya penalti tersebut.

Di Misano, perbedaan antara hasil kualifikasi dan posisi start aktual pun akhirnya menjadi salah satu cerita penting sebelum dua balapan kelas ringan digelar.