Patah Tulang Selangka Paksa Maximo Quiles Mundur dari Moto3 Inggris

Agustus 09, 2026 •
Ukuran teks

Foto: Gold & Goose / Red Bull Content Pool
EXIT CORNER - Maximo Quiles harus melewatkan balapan Moto3 Grand Prix Inggris 2026 setelah mengalami kecelakaan dalam sesi kualifikasi Q2 di Sirkuit Silverstone, Sabtu (8/8). Pembalap CFMoto Valresa Aspar Team itu mengalami highside di Tikungan 18 yang menyebabkan tulang selangka kanannya patah.

Kecelakaan tersebut membuat Quiles tidak dapat melanjutkan akhir pekan balap di Silverstone. Padahal, pembalap asal Spanyol itu datang ke Inggris dengan posisi yang sangat kuat dalam persaingan Kejuaraan Dunia Moto3 2026.

Quiles saat ini memimpin klasemen dengan koleksi 231 poin. Ia unggul 104 poin atas rookie Brian Uriarte yang menempati posisi kedua dengan 127 poin.

Keunggulan tersebut menunjukkan betapa konsistennya Quiles sepanjang paruh pertama musim. Ia mampu mengumpulkan poin dalam jumlah besar hingga menciptakan jarak yang cukup lebar dari para rivalnya.

Namun, absennya Quiles di Silverstone tetap menjadi kehilangan penting. Tidak turun dalam satu balapan berarti ia tidak memiliki kesempatan untuk menambah poin, sementara para pesaingnya bisa memanfaatkan situasi tersebut untuk memperkecil jarak.

Meski demikian, posisi Quiles di puncak klasemen belum berada dalam ancaman langsung. Selisih 104 poin memberinya keuntungan besar, terlebih setelah Grand Prix Inggris masih terdapat 10 balapan yang harus dijalani dalam paruh kedua musim.

Artinya, persaingan gelar Moto3 2026 masih panjang. Quiles memang kehilangan satu peluang mencetak poin, tetapi rivalnya juga masih membutuhkan konsistensi tinggi dalam banyak balapan untuk benar-benar menghapus selisih tersebut.

Situasi ini membuat fokus Quiles kini beralih kepada proses pemulihan. Cedera patah tulang selangka menjadi tantangan tersendiri bagi pembalap karena kondisi fisik harus benar-benar siap sebelum kembali mengendarai motor dalam kecepatan tinggi.

Bagi Brian Uriarte dan pembalap lain yang berada di papan atas, absennya pemimpin klasemen tentu membuka peluang untuk memangkas defisit. Namun, mereka juga harus mampu memanfaatkan setiap kesempatan karena Quiles masih memiliki keunggulan poin yang cukup besar.

Dengan paruh kedua musim baru dimulai, kecelakaan di Silverstone belum mengubah status Quiles sebagai kandidat kuat juara. Justru, bagaimana ia kembali dari cedera dan mempertahankan performanya dalam 10 balapan berikutnya akan menjadi salah satu cerita penting dalam perebutan gelar Moto3 musim ini.