![]() |
| Foto: Gold & Goose / Red Bull Content Pool |
EXIT CORNER - MotoGP memastikan Grand Prix Malaysia akan tetap menjadi bagian dari kalender kejuaraan dunia hingga musim 2031. Kepastian itu didapat setelah Pemerintah Malaysia menyetujui perpanjangan kerja sama penyelenggaraan balapan di Petronas Sepang International Circuit untuk periode 2027–2031.
Kesepakatan tersebut memperpanjang kemitraan panjang antara MotoGP dan Malaysia yang telah berlangsung sejak 1991. Sementara itu, Sepang sendiri telah menjadi tuan rumah Grand Prix Malaysia secara konsisten sejak 1999 dan kini kembali mendapat kepercayaan untuk menggelar balapan selama lima musim berikutnya.
CEO MotoGP, Carmelo Ezpeleta, menegaskan bahwa Malaysia merupakan salah satu pasar terpenting bagi kejuaraan dunia balap motor tersebut. Menurutnya, basis penggemar yang besar, pertumbuhan dampak ekonomi dari penyelenggaraan MotoGP, serta kualitas fasilitas di Sepang menjadi alasan utama kerja sama ini terus dilanjutkan.
Ezpeleta juga menilai letak Sepang yang berdekatan dengan Kuala Lumpur menjadi nilai tambah tersendiri. Akses yang mudah bagi penggemar internasional, atmosfer balapan yang selalu meriah, serta antusiasme masyarakat lokal membuat Grand Prix Malaysia terus menjadi salah satu seri yang memiliki daya tarik tinggi di kalender MotoGP.
Di sisi lain, Pemerintah Malaysia menyambut positif tercapainya kesepakatan tersebut. Perpanjangan kontrak dinilai bukan sekadar mempertahankan satu ajang olahraga internasional, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat sektor pariwisata, mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta mendukung pengembangan talenta otomotif nasional.
Keputusan mempertahankan Sepang juga didukung oleh tren positif dalam beberapa musim terakhir. Grand Prix Malaysia 2025 mencatat rekor kehadiran penonton sepanjang sejarah penyelenggaraannya dengan total hampir 191 ribu pengunjung selama akhir pekan balapan. Sementara itu, peluncuran musim MotoGP 2026 di Kuala Lumpur turut menunjukkan besarnya antusiasme penggemar di Malaysia.
Secara strategis, keputusan memperpanjang kontrak hingga 2031 menunjukkan bahwa MotoGP semakin mengutamakan seri-seri yang terbukti sukses dalam menghadirkan penonton, nilai ekonomi, dan eksposur global. Bagi MotoGP, Sepang bukan hanya menawarkan sirkuit berstandar dunia, tetapi juga menjadi pintu penting untuk memperkuat eksistensi kejuaraan di kawasan Asia Tenggara yang terus berkembang sebagai salah satu pasar terbesar olahraga balap motor.
