![]() |
| Foto: Ducati Media House |
EXIT CORNER - Sprint race MotoGP Prancis di sirkuit Le Mans pada Sabtu 9 Mei 2026 menjadi akhir pekan yang buruk bagi Marc Marquez. Pembalap Ducati itu mengalami highside keras di tikungan 14 menjelang lap terakhir sprint race. Ducati Desmosedici miliknya mengalami rusak parah, terutama di bagian belakang motor.
Marquez kembali ke garasi dengan kondisi pincang. Pemeriksaan medis memastikan ia mengalami fraktur pada metatarsal kelima kaki kanan. Cedera itu membuatnya harus mundur dari MotoGP Prancis dan dipastikan absen di MotoGP Catalunya.
Sorotan utama datang dari pengakuan Marquez soal kondisi bahunya. Dalam pernyataan resmi Ducati, ia mengungkap bahwa dirinya sebenarnya sudah menjadwalkan operasi sebelum kecelakaan Le Mans terjadi.
“Saya sebenarnya sudah menjadwalkan operasi untuk bahu kanan saya setelah Grand Prix Catalunya karena setelah Jerez saya menyadari ada sesuatu yang tidak beres. Akibat kecelakaan di Indonesia, satu sekrup patah sementara sekrup lainnya bengkok dengan cara yang tidak biasa. Sekrup itu akhirnya menyentuh saraf radial, yang sangat penting untuk lengan, dan ini menjelaskan masalah serta kecelakaan yang saya alami belakangan ini.”
— Marc Marquez
Saraf radial memiliki peran penting dalam pergerakan tangan dan lengan bawah. Gangguan pada area tersebut bisa memengaruhi kekuatan genggaman, kontrol pengereman, hingga sensitivitas saat mengendalikan motor di kecepatan tinggi. Dalam MotoGP, perbedaan kecil pada respons tangan bisa menentukan stabilitas motor saat masuk tikungan atau membuka gas.
Fakta bahwa satu sekrup patah dan sekrup lain bengkok menunjukkan dampak kecelakaan di Indonesia belum benar-benar pulih sepenuhnya. Kondisi itu kemungkinan membuat Marquez kehilangan rasa percaya diri penuh terhadap bagian kanan tubuhnya ketika menghadapi tekanan ekstrem di atas motor.
Situasi ini menjadi pukulan besar bagi Ducati. Marquez datang ke musim 2026 sebagai juara dunia bertahan bersama Ducati dan menjadi salah satu kandidat kuat perebutan gelar musim ini. Cedera kaki ditambah operasi bahu membuat peluangnya mempertahankan momentum menjadi jauh lebih sulit.
Absennya Marquez di Catalunya juga menjadi kerugian besar bagi Ducati. Catalunya merupakan salah satu sirkuit yang sangat penting bagi pembalap Spanyol, terutama Marquez.
Kini fokus utama bukan lagi perebutan podium atau klasemen. Tim medis Ducati harus memastikan operasi kaki dan bahu berjalan sempurna. Marquez juga harus menghadapi proses pemulihan panjang karena cedera kaki dan masalah saraf radial membutuhkan rehabilitasi berbeda.
Kecelakaan di Le Mans memperlihatkan satu hal penting. Kondisi fisik pembalap MotoGP memiliki pengaruh langsung terhadap performa dan keselamatan di lintasan. Dalam kasus Marquez, masalah yang tampak kecil sejak awal ternyata berkembang menjadi faktor besar yang akhirnya memicu rangkaian crash dan cedera baru.
