![]() |
| Foto: WorldSBK |
EXIT CORNER - Sebuah sejarah baru tercipta bagi dunia balap motor Indonesia. Pembalap muda berbakat, Aldi Satya Mahendra, berhasil mencatatkan hasil spektakuler di Race 2 World Supersport (WorldSSP) Australia. Meski harus memulai balapan dari posisi ke-28 (paling belakang) akibat kendala teknis saat sesi Superpole, Aldi mampu melesat hingga mengamankan podium kedua.
Aksi "Overlook" yang Fenomenal
Keajaiban dimulai sejak bendera start dikibarkan. Hanya dalam satu lap, Aldi berhasil merangsek naik 18 posisi dan menembus 10 besar. Tidak berhenti di situ, pada lap ke-2, Aldi melakukan manuver berani di tikungan ke-4 dengan mengambil alih posisi pertama dari rekan setimnya yang merupakan mantan pembalap Moto2, Albert Arenas.
Meski posisi puncak kembali diambil alih oleh Arenas pada lap ke-4, Aldi tetap konsisten menjaga ritme balapnya di barisan depan.
Strategi Ban yang Menentukan
Kondisi cuaca Phillip Island yang tidak menentu sempat membuat lintasan basah, namun Aldi dan tim mengambil keputusan krusial. Saat beberapa pembalap masuk pit untuk mengganti ban di lap ke-6, barisan depan termasuk Aldi tetap bertahan dengan slick tyres (ban kering). Keputusan ini terbukti tepat karena lintasan mulai mengering, memungkinkannya mempertahankan posisi hingga garis finish.
Aldi Mahendra mengakhiri balapan di posisi kedua, tepat di belakang Albert Arenas yang memenangkan balapan, sementara posisi ketiga ditempati oleh Matteo Ferrari.
Kebanggaan untuk Indonesia
Di area parc ferme, Aldi nampak emosional dan hampir tidak percaya dengan pencapaiannya. Dalam wawancara singkatnya, ia mengungkapkan betapa berartinya hasil ini:
"Saya tidak bisa menggambarkan semuanya. Saya mulai dari posisi ke-28. Awalnya saya masih menggunakan ban hujan, kemudian saya memutuskan segera menggunakan ban slick dan itu adalah pilihan terbaik. Saya sangat senang karena ini adalah podium pertama saya di Supersport sekaligus podium pertama untuk Indonesia di kelas ini."
