Honda Menemukan Ritme di Sepang, Joan Mir Jadi Titik Fokus Hari Kedua Tes MotoGP 2026

Februari 04, 2026 •
Ukuran teks
Foto: Gold & Goose Red Bull Content Pool


EXIT CORNER - Hari kedua tes MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang menghadirkan gambaran yang lebih jelas tentang bagaimana beberapa tim mulai memusatkan fokus pengembangannya. Joan Mir menjadi figur utama hari ini dengan catatan 1:56.874, menempatkan Honda di puncak tabel waktu pada sesi yang sepenuhnya berada dalam konteks pengujian.

Yang menarik bukan semata posisi Mir, melainkan pola kehadiran Honda di zona depan. Dengan beberapa pembalap mereka berada di sekitar sepuluh besar, terlihat bahwa performa tidak datang dari satu gaya berkendara saja. Ini memberi indikasi awal bahwa paket motor Honda mulai bekerja dalam rentang set-up yang lebih luas, sebuah faktor penting ketika tim mulai mencari konsistensi, bukan sekadar potensi satu lap.

Dari kubu Ducati, sorotan mengarah pada Franco Morbidelli dan Fabio Di Giannantonio. Keduanya berada tepat di belakang Mir, menjaga Ducati tetap berada di garis depan pembacaan performa. Kedekatan waktu mereka dengan posisi teratas menunjukkan bahwa Ducati masih memiliki margin yang siap dieksplorasi, meski hari ini tampak lebih memilih jalur pengumpulan data ketimbang mengejar headline.

KTM menampilkan cerita berbeda melalui Pedro Acosta. Kehadirannya di kelompok depan kembali menegaskan pendekatan yang berani, dengan gaya berkendara yang agresif namun terkontrol. Di Sepang, di mana transisi dari pengereman ke akselerasi menjadi kunci, posisi Acosta memberi KTM referensi penting tentang seberapa jauh paket mereka bisa didorong tanpa kehilangan stabilitas.

Di papan tengah, dua nama menarik perhatian dari sudut pandang proses. Marc Márquez tidak berada di zona depan, sebuah situasi yang justru menempatkannya dalam peran yang lebih teknis. Hari seperti ini sering dimanfaatkan untuk memahami respons motor terhadap perubahan kecil, dan posisinya di tabel waktu mencerminkan fokus yang lebih mengarah pada eksplorasi daripada hasil instan.

Diogo Moreira dan Toprak Razgatlioglu juga menjadi bagian dari cerita adaptasi. Keduanya berada di luar kelompok teratas, tetapi tetap menjaga jarak waktu yang memungkinkan mereka terus membangun referensi. Bagi pembalap yang masih dalam fase pengenalan mendalam terhadap karakter MotoGP, hari seperti ini sering kali menjadi fondasi yang menentukan seberapa cepat mereka bisa melangkah ke fase berikutnya.

Hari kedua di Sepang terasa sebagai sesi di mana arah mulai ditentukan, bukan disimpulkan. Honda menemukan titik pijak melalui Mir, Ducati menjaga tekanan melalui kedalaman pembalapnya, KTM membaca batas lewat Acosta, dan para pembalap dalam fase adaptasi mengumpulkan jam terbang.

Berikut hasil lengkap tes Sepang hari kedua:

  1. Joan Mir (Honda) – 1:56.874
  2. Franco Morbidelli (Ducati) – 1:56.983
  3. Fabio Di Giannantonio (Ducati) – 1:57.049
  4. Pedro Acosta (KTM) – 1:57.116
  5. Maverick Viñales (KTM) – 1:57.126
  6. Marco Bezzecchi (Aprilia) – 1:57.141
  7. Raúl Fernandez (Aprilia) – 1:57.274
  8. Francesco Bagnaia (Ducati) – 1:57.302
  9. Ai Ogura (Aprilia) – 1:57.376
  10. Enea Bastianini (KTM) – 1:57.550
  11. Luca Marini (Honda) – 1:57.565
  12. Alex Márquez (Ducati) – 1:57.664
  13. Brad Binder (KTM) – 1:57.753
  14. Johann Zarco (Honda) – 1:58.346
  15. Marc Márquez (Ducati) – 1:58.386
  16. Lorenzo Savadori (Aprilia) – 1:58.566
  17. Diogo Moreira (Honda) – 1:58.571