![]() |
| Foto: TGR Haas F1 Team |
EXIT CORNER - Tim Haas F1 resmi membuka tirai penantang terbaru mereka untuk musim balap 2026, yang diberi nama VF-26. Peluncuran yang dilakukan secara daring pada hari ini, Senin (19/1/2026), menandai transformasi besar-besaran identitas tim yang kini resmi berganti nama menjadi TGR Haas F1 Team.
Langkah ini merupakan puncak dari perluasan kemitraan yang dimulai pada akhir 2024. Fokus utama dari peluncuran ini adalah peresmian Toyota Gazoo Racing (TGR) sebagai sponsor judul (title sponsor) baru, menggantikan mitra sebelumnya untuk memberikan stabilitas finansial dan teknis jangka panjang bagi tim asal Amerika Serikat tersebut.
Dominasi Branding Toyota Gazoo Racing
Pada tampilan livery terbarunya, VF-26 mengusung skema warna "Tri-Color" khas Toyota Gazoo Racing: putih, merah, dan hitam. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, branding Toyota kini tampil sangat dominan di beberapa area strategis mobil: Logo TGR berukuran besar menghiasi bagian samping dan penutup mesin. Branding Toyota juga terlihat jelas pada komponen aerodinamika depan dan struktur pelindung kokpit (Halo). Penggunaan warna putih kini jauh lebih dominan dibandingkan aksen karbon mentah pada musim 2025, memberikan kesan lebih bersih dan profesional sebagai tim yang didukung manufaktur global.
Sinergi Teknis: Bukan Sekadar Stiker
Kemitraan yang terjalin dengan Toyota Gazoo Racing membawa perubahan fundamental pada cara kerja tim yang melampaui sekadar aspek komersial. Integrasi ini menghubungkan markas Haas di Banbury dengan fasilitas canggih Toyota di Cologne, Jerman, yang kini menjadi tulang punggung pengembangan teknis tim. Melalui kolaborasi ini, Haas mendapatkan akses penuh ke fasilitas riset dan pengembangan (R&D) milik Toyota, termasuk penggunaan terowongan angin (wind tunnel) serta kemampuan manufaktur tingkat tinggi yang sangat krusial dalam merancang sasis VF-26 agar sesuai dengan standar regulasi baru yang ketat.
Selain infrastruktur fisik, sinergi ini juga berfokus pada penguatan sumber daya manusia melalui peresmian "TGR Haas Driver Development Program". Program ini dirancang sebagai ekosistem untuk mengasah talenta pembalap, mekanik, hingga insinyur muda agar dapat berkompetisi di level tertinggi motorsport. Secara operasional, Toyota juga menyediakan teknologi simulator driver-in-the-loop yang mutakhir. Fasilitas ini menjadi instrumen vital bagi duet pembalap utama, Esteban Ocon dan Oliver Bearman, untuk mendalami karakter serta simulasi performa mobil regulasi 2026 sebelum mereka benar-benar turun ke lintasan balap.
Meskipun Toyota hadir sebagai mitra utama, Haas tetap menjaga stabilitas dengan menggunakan unit tenaga (power unit) dari Ferrari. Mesin Ferrari 2026 ini dirancang untuk memenuhi regulasi baru dengan pembagian tenaga 50:50 antara mesin pembakaran dalam dan motor listrik, serta menggunakan 100% bahan bakar berkelanjutan.
